Friday, 16 March 2012

Story About Donghae’s Sister [Part 3]

Posted by AkaneHeeHee at Friday, March 16, 2012

Title                       : Story About Donghae’s Sister Part 3
Author                  : AkaneHeeHee (@akane970117)
Rating                   : G
Category              : Family,Romance,Friendship,Tragedy,Angst,Comedy
Lenght                  : Short Story
Cast                       : Lee Dongrin (OC), Lee Donghae, Kim Heechul, Lee Hyukjae, and find the another cast.
Disclaimer           : I only own the plot, the character are belong to themselves, do not take it out without permission.
HAPPY READING, IF YOU DON’T LIKE THIS FANFIC. YOU CAN CLOSE THIS PAGE NOW.
PLEASE DON’T BASHING AND HAVE A RESPECT. COPYCAT MAY JUST LEAVE.
AT LEAST ENJOY IT :)
Story About Donghae’s Sister

===
[Author’s POV]
Setelah beberapa menit mereka perjalanan pulang akhirnya mereka sampai di rumah. Dongrin segera keluar dan mengeluarkan barang-barangnya yang berada di bagasi. Tetapi ada sesuatu yang ganjil antara dua orang namja yang sedari tadi saling senggol-menyenggol.
Oppa, kalian sedang apa?” tanya Dongrin bingung. Tetapi mereka tetap senggol-menyenggol sambil sesekali melirik Dongrin. Dan akhirnya Donghae angkat bicara.
“Eee...Dongrin, kami ke toko itu sebentar ya untuk membeli makanan, annyeong!” ucap Donghae dan tanpa menunggu jawaban dari Dongrin, Donghae dan Heechul langsung melesat pergi.
“Heee? Belum juga dijawab, udah hilang,” ucap Dongrin bingung.
‘Aduuuhh! Bagaimana ini? Siapa yang akan membantuku membawa barang sebanyak ini?’ batin Dongrin frustasi.
Dan setelah berpikir cukup lama, Dongrin akhirnya memutuskan untuk meninggalkan semua barang yang tergeletak di samping mobil dan masuk ke dalam rumah.
Annyeonghaseo!” ucap Dongrin seraya memasuki ruang tengah. Tetapi tak ada yang menjawabnya.
“Aiisshh!! Ke mana semua orang? Kenapa tak ada yang menyambutku?” ucap Dongrin kesal. Dan karena hari saat itu sudah mulai gelap, Dongrin segera mencari tombol lampu, dan...
KLIIIIKK...
Welcome home! Dongrin-ssi!” ucap semua yang berada di ruang tengah itu. Dongrin sempat terkejut, tetapi selang beberapa detik, dia langsung tersenyum bahagia.
Gomawo semuanya!” ucap Dongrin terharu, lalu Lee Ahjumma memeluknya. Senyum bahagia masih terpancar di wajahnya. Tetapi tidak setelah melihat dua orang yang SANGAT familiar baginya.
Oppa! Katanya kalian ke toko? Kalian membohongiku ya?” ucap Dongrin kesal saat melihat ada dua orang namja yang tadi meninggalkannya dengan alasan ingin ke toko untuk membeli makanan. Heechul dan Donghae hanya bisa menampakkan senyum tanpa dosa.
“Lalu...bagaimana kalian berdua bisa masuk ke sini?” tanya Dongrin penasaran. Mereka kembali saling senggol-menyenggol, tetapi akhirnya Heechul yang angkat bicara.
“Saat kau mulai masuk ke rumah. Kami kembali ke pekarangan rumah dan masuk lewat pintu belakang,” ucap Heechul.
“Dongrin-aa, kau tidak marah kan?” ucap Donghae panik saat melihat wajah Dongrin yang di tekuk tujuh itu.
“Aku marah!” ucap Dongrin ketus. Lalu Heechul dan Donghae saling berpandangan, dan akhirnya mereka memeluk Dongrin.
Miaannhaaee!!!” ucap Heechul dan Donghae sambil memeluk Dongrin.
“Hahahaha!! Kalian tertipuuu, wah aktingku bagus sekalii~,” ucap Dongrin sambil melepaskan pelukan Heechul dan Donghae.
Semua yang berada di situ tawanya langsung meledak dan sekarang suasana ruang tengah saat itu menjadi benar-benar ramai.
===
“Ayo! Kita makan sore dulu!” ucap Lee Ahjumma menghentikan kebisingan di ruangan itu.
Ne!” ucap semuanya kompak.
Lalu Lee Ahjumma segera melesat ke dapur untuk mengambilkan makanan yang tadi sudah dibuatnya bersama Ryeowook dan Hangeng. Ryeowook dan Hangeng yang melihat Lee Ahjumma kesulitan membawa nampan berisi beberapa piring makanan itu, langsung melesat ke dapur juga untuk membantu Lee Ahjumma.
Setelah Lee Ahjumma, Ryeowook, dan Hangeng selesai menyiapkan makanannya. Sekarang semua duduk ditempat masing-masing. Tetapi saat akan mulai berdoa sebelum makan yang pastinya dipimpin Siwon ada orang yang memencet bel pintu.
TING...TONG!
“Biar aku yang membukakan eomma,” ucap Dongrin.
“Tidak usah! Kau tidak boleh terlalu capek,” ucap Lee Ahjumma.
“Ya ampun eomma, masa hanya membukakan pintu saja bisa capek?” ucap Dongrin manyun. Lalu Lee Ahjumma segera menatap tajam ke arah anak gadisnya itu.
N..n..ne eomma” ucap Dongrin gugup karena melihat tatapan Lee Ahjumma yang seakan ingin menelannya hidup-hidup apabila dia tidak mematuhi perintah ibunya.
“Donghae cepat bukakan pintunya!” ucap Lee Ahjumma.
“Ya! Kenapa aku? Aku sedang makan eomma!” ucap Donghae.
“Cepat bukakan atau...” ucap Lee Ahjumma menggantungkan kalimatnya.
Ne eomma,” ucap Donghae dan dia segera melesat ke arah pintu depan
[Donghae’s POV]
“Sebentar!” ucapku sambil berjalan ke arah pintu.
Annyeonghaseo,” ucap empat orang yeoja di hadapanku.
Tetapi tiba-tiba salah satu yeoja yang berambut coklat panjang menjatuhkan ponselnya dan menatapku dengan tatapan yang tidak bisa kuartikan.
“Aiiissh..Kyuyoung! jangan mulai lagi!” ucap seorang yeoja yang berambut hitam tebal.
“Jongrin! Kyuyoung! Yunhae! Haeri!” ucap Dongrin yang tiba-tiba sudah berada di sampingku.
“Mereka temanmu?” tanyaku.
“Tentu saja! Oppa tak tahu ya? Ayo! Masuk!” ucap Dongrin mempersilakan temannya masuk.
Chingu~ ayo kalian juga ikut makan!” suruh Dongrin pada teman-temannya.
Ne!” ucap teman Dongrin serempak.
Aku sempat berpikir, bagaimana reaksi teman-teman Dongrin saat menyadari di ruang makan salah seorang temannya sudah berkumpul para member Super Junior.
‘Mungkin mereka histeris seperti dokter kemarin,’ batinku.
Dugaanku hampir benar tetapi ada dua orang yeoja yang tampak biasa-biasa saja.
‘Sepertinya aku pernah melihat dua orang yeoja itu!’ batinku lagi. Lalu aku memutuskan untuk bertanya pada Dongrin.
“Dongrin! Kenapa dua temanmu itu tampak biasa-biasa saja? Dan dua temanmu yang itu malah histeris?” tanyaku.
 “Oppa! Kau benar-benar tidak tau ya? Yang dikucir kuda ke belakang itu namanya Jongrin, dia adik Yesung Oppa,” 
Lalu yang memakai kacamata itu bernama Yunhae, dia adik Yunho Oppa(TVXQ,)” ucap Dongrin menjelaskan.
Jinjja? Ooh pantas mereka tidak histeris, kalau dua temanmu yang histeris itu?” tanyaku lagi.
“Aiisshh...oppa kebanyakan tanya! Yang berambut coklat tadi itu namanya Kyuyoung, lalu yang satunya bernama Haeri. Mereka hanya ELF biasa,” ucap Dongrin menjelaskan.
“Pasti mereka bangga memiliki sahabat seorang yeodongsaeng Lee Donghae Super Junior,” ucapku.
“Tidak oppa. Mereka tidak seperti itu,” ucap Dongrin mengelak perkataanku.
‘Ternyata 2 yeoja itu adik Yesung hyung dan Yunho hyung. Aku baru tahu, ooh...mungkin mereka yg di katakan yeodongsaeng yang disembunyikan oleh Yesung hyung dan Yunho hyung’ batinku.
===
Akhirnya kami semua mulai berdoa dan segera makan. Dongrin terlihat sangat ceria berada di dekat teman-temannya. Dia banyak berbincang dengan temannya dan akhirnya ditegur oleh eomma.
“Dongrin! Habiskan dulu makanmu! Lalu baru mengobrol!” ucap eomma.
“Ah...ne eomma,” ucap Dongrin dan segera menghabiskan makanan di piringnya yang tinggal beberapa suap.
*Yunhae POV*
Aku tadi sempat terkejut karena ternyata Donghae oppa yang membukakan pintu. Setelah kejadian waktu itu, sekarang aku tahu kalau Dongrin sama sepertiku, dia dongsaeng yang di sembunyikan dari dunia luar. Tetapi sayang, rahasia itu sudah terbongkar. Mungkin Jongrin sudah tahu dari dulu tentang rahasia Dongrin, karena dia juga sama. Dia adik Kim JongWoon Super Junior.
Setelah kami masuk ke dalam rumah Dongrin, Dongrin menyuruh kami untuk ikut makan. Aku yakin pasti ada member SuJu yang lain di dalam, dan aku juga yakin kedua yeoja di sampingku ini akan berteriak histeris. Benar saja apa dugaanku. Ketika melihat para member SuJu, mereka langsung berteriak kegirangan. Tetapi tidak denganku dan Jongrin. Kami hanya bersikap biasa saja.
*Author POV*
4 hari setelah kepulangan Dongrin, sekarang dia sudah dapat beraktivitas seperti biasa. Karena akhir-akhir ini, dia tidak pernah merasakan pusing, dan juga tidak pernah mimisan. Lee Ahjumma bersyukur atas semua itu.
Suatu hari saat Dongrin sedang bermain dengan kucingnya, tiba-tiba Heechul mendekatinya.
“Kau suka kucing?” tanya Heechul.
Dongrin yang terkejut karena kedatangan Heechul yang tiba-tiba langsung tersentak kaget dan mengomel tidak jelas.
“Kyaaaa! Oppa, sejak kapan oppa di sini?” tanya Dongrin.
“Baru saja, kenapa?” ucap Heechul santai.
“Kenapa tidak terdengar suara langkahnya?” Tanya Dongrin.
“Karena aku kucing....miaaaaww,” ucap Heechul sambil menirukan gaya kucing yang akan menerkam mangsanya.
Tiba-tiba wajah Dongrin terasa panas dan jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya.
‘Ada apa ini? Kenapa jantungku berdegup begitu cepat?’ batin Dongrin.
“Hmm...kau kenapa?” tanya Heechul panik.
“Ahh...gwenchana oppa,” ucap Dongrin sambil memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah.
Heechul yang penasaran langsung mencoba melihat wajah Dongrin.
“Kenapa wajahmu memerah? Apa kau tidak enak badan? Biar aku panggilkan eommamu!” ucap Heechul panik dan langsung menyentuh pipi Dongrin.
“Ahh...tidak oppa, aku baik-baik saja! Tidak usah panik begitu!” ucap Dongrin menepis tangan Heechul.
“Lalu kenapa wajahmu merah begitu? Hampir kaya kepiting rebus tau! Atau jangan-jangan kau suka padaku ya? Ayolah! Mengaku saja XD,” ucap Heechul menggoda Dongrin.
“Yaa!! Oppa! Amit-amit kalau aku sampai suka sama oppa,” ucap Dongrin sambil mengejar Heechul.
“Cieee!! Main kejar-kejaran nih...serasa nonton film India kkkk,” ucap Eunhyuk yang melihat tingkah Dongrin dan Heechul.
Tetapi tidak perlu waktu lama. 2 majalah yang tadinya berada di atas meja, sekarang sudah mendarat mulus di kepala Eunhyuk.
“Waadaaaww~” erang Eunhyuk.
“Ahahahahaa~~” tawa Dongrin dan Heechul menggema ke seluruh ruangan.
*Dongrin POV*
Aku masih heran, kenapa kemarin jantungku berdegup begitu kencang dan wajahku memerah. Karena rasa penasaranku yang sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya aku memutuskan untuk bercerita ke Jongrin
To: Jongrin Onnie~
Onnie~
Apabila seorang yeoja jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya dan wajahnya memanas saat melihat seorang namja  itu pertanda apa?
Akupun segera mengirim pesan tersebut ke Jongrin onnie. Yah, sebelumnya perlu kau ketahui. Walaupun aku lebih tua dari Jongrin tetapi aku tetap memanggilnya onnie, karena aku merasa lebih muda darinya XDD.
Tak perlu berlama-lama, akhirnya balasan dari Jongrin onnie datang juga. Akupun segera membukanya.
From: Jongrin Onnie~
Itu pertanda kalau yeoja tersebut sedang jatuh cintrong (?) XDD
Memang kenapa? Jangan-jangan kau sedang jatuh cinta ya?
Dan tanpa berpikir 2 kali, akupun langsung membalas pesan Jongrin onnie dengan kesal.
To: Jongrin Onnie~
Yaa!! Onniee!! Akukan hanya bertanya. Aku tidak sedang jatuh cinta, kok. Sudah lupakan saja! Annyeong -__-
Pesanpun terkirim. Aku tidak mempedulikan balasan Jongrin onnie lagi, dan aku memutuskan untuk tidur saja.
===
-keesokan harinya-
Seperti pagi-pagi yang sebelumnya, aku bangun, lalu mandi, memakai seragam, memasukkan kotak P3K;PSP; dan ponsel kedalam ransel, turun kebawah, disambut oleh ciuman di kening dari eomma, sarapan dengan sandwich dan susu coklat kesukaanku,pergi ke rumah Jongrin onnie sejak kejadian tersandung itu, aku sekarang mulai berangkat sekolah bersama Jongrin onnie, dan sampai di sekolah.
Seperti itulah aktivitasku setiap pagi. Tetapi tidak dengan hari ini. Karena hari ini adalah hari MINGGU~ dimana hari penuh kebebasan bagi seorang pelajar sepertiku.
Saat aku sedang bermain dengan PSP ku, tiba-tiba Heechul oppa mengagetkanku lagi. “DONGRIIIINN! ;D” ucapnya dan sukses membuat PSPku jatuh tergeletak tak bernyawa (?).
“PSPkuuuu~~~” ucapku mendramatisis (?)
“Hehe..mianhae!” ucap Heechul oppa innocent. Mungkin karena terlalu innocent jadinya dia menyebalkan -,-.
“Ada apa oppa?” ucapku manyun dan segera menyelamatkan PSPku sebelum ada hal buruk yang terjadi padanya.
“Ini kan hari minggu,jadi...” ucap Heechul oppa malu-malu.
“Jadi...” ucapku sambil mengecek kesehatan (?) PSPku.
“Kau mau tidak aku ajak jalan-jalan hari ini? Aku bosan di rumah!” ucap Heechul oppa sambil setengah merengek.
“Kenapa tidak bersama Han koko saja?” ucapku lalu tersenyum lega karena PSPku tidak apa-apa.
“Hangeng sedang ada schedule. Oh ayolaaahh!!” ucap Heechul oppa mulai menarik-narik lengan bajuku.
“Yaa!! Oppaa! Jangan di tarik-tarik, nanti melar! Ne..ne..arasseo, aku temani oppa jalan-jalan, tapi...” ucapku menggantungkan kalimat
“Tapi...?” ucap Heechul oppa mengulangi kata-kataku.
“Nanti aku belikan es krim coklat yah ;D” ucapku dan langsung melesat ke kamar untuk berganti baju sekaligus untuk menghindari timpukan bantal dari Heechul.
“Haah...ya sudahlah -___-” ucap Heechul oppa pasrah.
Akupun segera mengganti bajuku dengan kaus berwarna abu-abu dan kemeja kotak-kotak yang kancingnya sengaja aku buka. Lalu untuk celananya aku memakai celana jins biru. Rambutku aku kucir kuda ke belakang.
(cr:  Baek Jae Ah)
Setelah memasukkan barang yang wajib (?) ku bawa seperti: ponsel,tissue,i-pod,PSP,dompet,buku kecil,pensil dan penghapus akupun segera turun ke bawah.
“Ciee~ yang mau nge-date ;)” ucap Eunhyuk oppa menggodaku.
Tanpa pikir panjang, barang apapun yang berada di meja sebelahku langsung aku lemparkan ke wajah Eunhyuk oppa. Untung hanya vas mainan, coba kalau vas keramik. Bisa hancur tuh wajah keren.
*Author POV*
Setelah berurusan dengan pihak berkewajiban (?) *read: Lee Ahjumma* tentang jalan-jalannya bersama Heechul. Akhirnya Dongrin di bolehkan untuk pergi.
-saat di dalam mobil-
“Oppa! Kita mau kemana sih?” tanya Dongrin penasaran.
“Kemana aja boleeehh!!” ucap Heechul santai, dan dalam sekejap dia mendapat timpukan bantal yang berada di mobil tersebut.
“Yaa!! Oppa, kenapa begitu? Jangan-jangan kau menculikku lagi...huhu, eomma! Aku di culik chullie!” ucap Dongrin berkaca-kaca yang sangat jelas terlihat bahwa dia hanya berpura-pura dengan meneteskan obat tetes mata yang ia temukan di dalam mobil
“Ne...ne...kita pergi ke taman hiburan bagaimana?” tanya Heechul meminta pendapat.
“Eumh...boleh lah...boleh *jarjit mode: on*” ucap Dongrin. Dan dia langsung mengeluarkan i-pod dan PSPnya.
===
-sesampainya di tempat tujuan-
“Nah! Sudah sampai” ucap Heechul sembari tersenyum.
“Oooy! Dongrin! Sudah sampaaaii!” ucap Heechul mengeraskan suaranya karena kuping Dongrin tertutup oleh earphone dan matanya masih fokus ke PSPnya. Heechul-pun langsung merebut PSP Dongrin dan melepas earphone yang digunakan oleh Dongrin.
“Hee? Kok diambil?” ucap Dongrin masih bingung.
“Kita sudah sampai!” ucap Heechul lalu mengembalikan PSP yang tadi di sitanya selama 20 detik.
“Oh...ok, sekarang kita mau ngapain?”  tanya Dongrin polos.
“Jalan-jalan lah!” ucap Heechul.
“Oppa tidak pakai alat penyamaran?” tanya Dongrin.
“Pakailah!” ucap Heechul dan mengeluarkan topi beserta kaca mata hitamnya.
Merekapun segera turun dari mobil dan mulai berjalan-jalan di taman hiburan itu. “Oppa! Aku menagih janjimu!” ucap Dongrin sambil mengeluarkan puppy eyesnya.
“Hee? Janji apa? Aku tidak pernah berjanji apapun padamu!” ucap Heechul polos.
“Aish, aku minta belikan es krim coklat!” ucap Dongrin merengek ke Heechul saat dia melihat ada penjual es krim.
“Hmm...baiklah!” ucap Heechul lalu mengeluarkan uang dari dompetnya.
“Sana! Belilah!” ucap Heechul sambil menyodorkan uangnya ke Dongrin.
“Aku tidak mau! Oppa yang harus membelikan. Aku akan menunggu di sini!” ucap Dongrin manyun.
“Hhh...baiklaaah!” ucap Heechul pasrah.
“Kau tunggu di sini! Jangan kemana-mana, arasseo?” ucap Heechul menasehati Dongrin.
“Ne oppa!” ucap Dongrin berbinar.
Saat Heechul sedang memesankan es krim, tiba-tiba ada 3 orang namja berbadan besar yang mendekati Dongrin. “Hai manis, sendirian?” ucap salah satu namja itu.
_TBC_
===
Apakah yang akan terjadi pada Dongrin? Saksikan tahun depan *lho?* ehehe...nggak ding,
Ayo...bagaimana sekarang? Apakah masih aneh? Jelek? Ancur? Atau Ababil XD?
Btw...ini ff makin lama makin ancur ya ~.~
Lihatlah tatanan bahasanya nggak banget =o=
Males ngedit juga XDD...hehe
Ok...see you in next part aja lah ^_~

0 comments:

Post a Comment

Friday, 16 March 2012

Story About Donghae’s Sister [Part 3]

Posted by AkaneHeeHee at Friday, March 16, 2012

Title                       : Story About Donghae’s Sister Part 3
Author                  : AkaneHeeHee (@akane970117)
Rating                   : G
Category              : Family,Romance,Friendship,Tragedy,Angst,Comedy
Lenght                  : Short Story
Cast                       : Lee Dongrin (OC), Lee Donghae, Kim Heechul, Lee Hyukjae, and find the another cast.
Disclaimer           : I only own the plot, the character are belong to themselves, do not take it out without permission.
HAPPY READING, IF YOU DON’T LIKE THIS FANFIC. YOU CAN CLOSE THIS PAGE NOW.
PLEASE DON’T BASHING AND HAVE A RESPECT. COPYCAT MAY JUST LEAVE.
AT LEAST ENJOY IT :)
Story About Donghae’s Sister

===
[Author’s POV]
Setelah beberapa menit mereka perjalanan pulang akhirnya mereka sampai di rumah. Dongrin segera keluar dan mengeluarkan barang-barangnya yang berada di bagasi. Tetapi ada sesuatu yang ganjil antara dua orang namja yang sedari tadi saling senggol-menyenggol.
Oppa, kalian sedang apa?” tanya Dongrin bingung. Tetapi mereka tetap senggol-menyenggol sambil sesekali melirik Dongrin. Dan akhirnya Donghae angkat bicara.
“Eee...Dongrin, kami ke toko itu sebentar ya untuk membeli makanan, annyeong!” ucap Donghae dan tanpa menunggu jawaban dari Dongrin, Donghae dan Heechul langsung melesat pergi.
“Heee? Belum juga dijawab, udah hilang,” ucap Dongrin bingung.
‘Aduuuhh! Bagaimana ini? Siapa yang akan membantuku membawa barang sebanyak ini?’ batin Dongrin frustasi.
Dan setelah berpikir cukup lama, Dongrin akhirnya memutuskan untuk meninggalkan semua barang yang tergeletak di samping mobil dan masuk ke dalam rumah.
Annyeonghaseo!” ucap Dongrin seraya memasuki ruang tengah. Tetapi tak ada yang menjawabnya.
“Aiisshh!! Ke mana semua orang? Kenapa tak ada yang menyambutku?” ucap Dongrin kesal. Dan karena hari saat itu sudah mulai gelap, Dongrin segera mencari tombol lampu, dan...
KLIIIIKK...
Welcome home! Dongrin-ssi!” ucap semua yang berada di ruang tengah itu. Dongrin sempat terkejut, tetapi selang beberapa detik, dia langsung tersenyum bahagia.
Gomawo semuanya!” ucap Dongrin terharu, lalu Lee Ahjumma memeluknya. Senyum bahagia masih terpancar di wajahnya. Tetapi tidak setelah melihat dua orang yang SANGAT familiar baginya.
Oppa! Katanya kalian ke toko? Kalian membohongiku ya?” ucap Dongrin kesal saat melihat ada dua orang namja yang tadi meninggalkannya dengan alasan ingin ke toko untuk membeli makanan. Heechul dan Donghae hanya bisa menampakkan senyum tanpa dosa.
“Lalu...bagaimana kalian berdua bisa masuk ke sini?” tanya Dongrin penasaran. Mereka kembali saling senggol-menyenggol, tetapi akhirnya Heechul yang angkat bicara.
“Saat kau mulai masuk ke rumah. Kami kembali ke pekarangan rumah dan masuk lewat pintu belakang,” ucap Heechul.
“Dongrin-aa, kau tidak marah kan?” ucap Donghae panik saat melihat wajah Dongrin yang di tekuk tujuh itu.
“Aku marah!” ucap Dongrin ketus. Lalu Heechul dan Donghae saling berpandangan, dan akhirnya mereka memeluk Dongrin.
Miaannhaaee!!!” ucap Heechul dan Donghae sambil memeluk Dongrin.
“Hahahaha!! Kalian tertipuuu, wah aktingku bagus sekalii~,” ucap Dongrin sambil melepaskan pelukan Heechul dan Donghae.
Semua yang berada di situ tawanya langsung meledak dan sekarang suasana ruang tengah saat itu menjadi benar-benar ramai.
===
“Ayo! Kita makan sore dulu!” ucap Lee Ahjumma menghentikan kebisingan di ruangan itu.
Ne!” ucap semuanya kompak.
Lalu Lee Ahjumma segera melesat ke dapur untuk mengambilkan makanan yang tadi sudah dibuatnya bersama Ryeowook dan Hangeng. Ryeowook dan Hangeng yang melihat Lee Ahjumma kesulitan membawa nampan berisi beberapa piring makanan itu, langsung melesat ke dapur juga untuk membantu Lee Ahjumma.
Setelah Lee Ahjumma, Ryeowook, dan Hangeng selesai menyiapkan makanannya. Sekarang semua duduk ditempat masing-masing. Tetapi saat akan mulai berdoa sebelum makan yang pastinya dipimpin Siwon ada orang yang memencet bel pintu.
TING...TONG!
“Biar aku yang membukakan eomma,” ucap Dongrin.
“Tidak usah! Kau tidak boleh terlalu capek,” ucap Lee Ahjumma.
“Ya ampun eomma, masa hanya membukakan pintu saja bisa capek?” ucap Dongrin manyun. Lalu Lee Ahjumma segera menatap tajam ke arah anak gadisnya itu.
N..n..ne eomma” ucap Dongrin gugup karena melihat tatapan Lee Ahjumma yang seakan ingin menelannya hidup-hidup apabila dia tidak mematuhi perintah ibunya.
“Donghae cepat bukakan pintunya!” ucap Lee Ahjumma.
“Ya! Kenapa aku? Aku sedang makan eomma!” ucap Donghae.
“Cepat bukakan atau...” ucap Lee Ahjumma menggantungkan kalimatnya.
Ne eomma,” ucap Donghae dan dia segera melesat ke arah pintu depan
[Donghae’s POV]
“Sebentar!” ucapku sambil berjalan ke arah pintu.
Annyeonghaseo,” ucap empat orang yeoja di hadapanku.
Tetapi tiba-tiba salah satu yeoja yang berambut coklat panjang menjatuhkan ponselnya dan menatapku dengan tatapan yang tidak bisa kuartikan.
“Aiiissh..Kyuyoung! jangan mulai lagi!” ucap seorang yeoja yang berambut hitam tebal.
“Jongrin! Kyuyoung! Yunhae! Haeri!” ucap Dongrin yang tiba-tiba sudah berada di sampingku.
“Mereka temanmu?” tanyaku.
“Tentu saja! Oppa tak tahu ya? Ayo! Masuk!” ucap Dongrin mempersilakan temannya masuk.
Chingu~ ayo kalian juga ikut makan!” suruh Dongrin pada teman-temannya.
Ne!” ucap teman Dongrin serempak.
Aku sempat berpikir, bagaimana reaksi teman-teman Dongrin saat menyadari di ruang makan salah seorang temannya sudah berkumpul para member Super Junior.
‘Mungkin mereka histeris seperti dokter kemarin,’ batinku.
Dugaanku hampir benar tetapi ada dua orang yeoja yang tampak biasa-biasa saja.
‘Sepertinya aku pernah melihat dua orang yeoja itu!’ batinku lagi. Lalu aku memutuskan untuk bertanya pada Dongrin.
“Dongrin! Kenapa dua temanmu itu tampak biasa-biasa saja? Dan dua temanmu yang itu malah histeris?” tanyaku.
 “Oppa! Kau benar-benar tidak tau ya? Yang dikucir kuda ke belakang itu namanya Jongrin, dia adik Yesung Oppa,” 
Lalu yang memakai kacamata itu bernama Yunhae, dia adik Yunho Oppa(TVXQ,)” ucap Dongrin menjelaskan.
Jinjja? Ooh pantas mereka tidak histeris, kalau dua temanmu yang histeris itu?” tanyaku lagi.
“Aiisshh...oppa kebanyakan tanya! Yang berambut coklat tadi itu namanya Kyuyoung, lalu yang satunya bernama Haeri. Mereka hanya ELF biasa,” ucap Dongrin menjelaskan.
“Pasti mereka bangga memiliki sahabat seorang yeodongsaeng Lee Donghae Super Junior,” ucapku.
“Tidak oppa. Mereka tidak seperti itu,” ucap Dongrin mengelak perkataanku.
‘Ternyata 2 yeoja itu adik Yesung hyung dan Yunho hyung. Aku baru tahu, ooh...mungkin mereka yg di katakan yeodongsaeng yang disembunyikan oleh Yesung hyung dan Yunho hyung’ batinku.
===
Akhirnya kami semua mulai berdoa dan segera makan. Dongrin terlihat sangat ceria berada di dekat teman-temannya. Dia banyak berbincang dengan temannya dan akhirnya ditegur oleh eomma.
“Dongrin! Habiskan dulu makanmu! Lalu baru mengobrol!” ucap eomma.
“Ah...ne eomma,” ucap Dongrin dan segera menghabiskan makanan di piringnya yang tinggal beberapa suap.
*Yunhae POV*
Aku tadi sempat terkejut karena ternyata Donghae oppa yang membukakan pintu. Setelah kejadian waktu itu, sekarang aku tahu kalau Dongrin sama sepertiku, dia dongsaeng yang di sembunyikan dari dunia luar. Tetapi sayang, rahasia itu sudah terbongkar. Mungkin Jongrin sudah tahu dari dulu tentang rahasia Dongrin, karena dia juga sama. Dia adik Kim JongWoon Super Junior.
Setelah kami masuk ke dalam rumah Dongrin, Dongrin menyuruh kami untuk ikut makan. Aku yakin pasti ada member SuJu yang lain di dalam, dan aku juga yakin kedua yeoja di sampingku ini akan berteriak histeris. Benar saja apa dugaanku. Ketika melihat para member SuJu, mereka langsung berteriak kegirangan. Tetapi tidak denganku dan Jongrin. Kami hanya bersikap biasa saja.
*Author POV*
4 hari setelah kepulangan Dongrin, sekarang dia sudah dapat beraktivitas seperti biasa. Karena akhir-akhir ini, dia tidak pernah merasakan pusing, dan juga tidak pernah mimisan. Lee Ahjumma bersyukur atas semua itu.
Suatu hari saat Dongrin sedang bermain dengan kucingnya, tiba-tiba Heechul mendekatinya.
“Kau suka kucing?” tanya Heechul.
Dongrin yang terkejut karena kedatangan Heechul yang tiba-tiba langsung tersentak kaget dan mengomel tidak jelas.
“Kyaaaa! Oppa, sejak kapan oppa di sini?” tanya Dongrin.
“Baru saja, kenapa?” ucap Heechul santai.
“Kenapa tidak terdengar suara langkahnya?” Tanya Dongrin.
“Karena aku kucing....miaaaaww,” ucap Heechul sambil menirukan gaya kucing yang akan menerkam mangsanya.
Tiba-tiba wajah Dongrin terasa panas dan jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya.
‘Ada apa ini? Kenapa jantungku berdegup begitu cepat?’ batin Dongrin.
“Hmm...kau kenapa?” tanya Heechul panik.
“Ahh...gwenchana oppa,” ucap Dongrin sambil memalingkan wajahnya untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah.
Heechul yang penasaran langsung mencoba melihat wajah Dongrin.
“Kenapa wajahmu memerah? Apa kau tidak enak badan? Biar aku panggilkan eommamu!” ucap Heechul panik dan langsung menyentuh pipi Dongrin.
“Ahh...tidak oppa, aku baik-baik saja! Tidak usah panik begitu!” ucap Dongrin menepis tangan Heechul.
“Lalu kenapa wajahmu merah begitu? Hampir kaya kepiting rebus tau! Atau jangan-jangan kau suka padaku ya? Ayolah! Mengaku saja XD,” ucap Heechul menggoda Dongrin.
“Yaa!! Oppa! Amit-amit kalau aku sampai suka sama oppa,” ucap Dongrin sambil mengejar Heechul.
“Cieee!! Main kejar-kejaran nih...serasa nonton film India kkkk,” ucap Eunhyuk yang melihat tingkah Dongrin dan Heechul.
Tetapi tidak perlu waktu lama. 2 majalah yang tadinya berada di atas meja, sekarang sudah mendarat mulus di kepala Eunhyuk.
“Waadaaaww~” erang Eunhyuk.
“Ahahahahaa~~” tawa Dongrin dan Heechul menggema ke seluruh ruangan.
*Dongrin POV*
Aku masih heran, kenapa kemarin jantungku berdegup begitu kencang dan wajahku memerah. Karena rasa penasaranku yang sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya aku memutuskan untuk bercerita ke Jongrin
To: Jongrin Onnie~
Onnie~
Apabila seorang yeoja jantungnya berdegup lebih cepat dari biasanya dan wajahnya memanas saat melihat seorang namja  itu pertanda apa?
Akupun segera mengirim pesan tersebut ke Jongrin onnie. Yah, sebelumnya perlu kau ketahui. Walaupun aku lebih tua dari Jongrin tetapi aku tetap memanggilnya onnie, karena aku merasa lebih muda darinya XDD.
Tak perlu berlama-lama, akhirnya balasan dari Jongrin onnie datang juga. Akupun segera membukanya.
From: Jongrin Onnie~
Itu pertanda kalau yeoja tersebut sedang jatuh cintrong (?) XDD
Memang kenapa? Jangan-jangan kau sedang jatuh cinta ya?
Dan tanpa berpikir 2 kali, akupun langsung membalas pesan Jongrin onnie dengan kesal.
To: Jongrin Onnie~
Yaa!! Onniee!! Akukan hanya bertanya. Aku tidak sedang jatuh cinta, kok. Sudah lupakan saja! Annyeong -__-
Pesanpun terkirim. Aku tidak mempedulikan balasan Jongrin onnie lagi, dan aku memutuskan untuk tidur saja.
===
-keesokan harinya-
Seperti pagi-pagi yang sebelumnya, aku bangun, lalu mandi, memakai seragam, memasukkan kotak P3K;PSP; dan ponsel kedalam ransel, turun kebawah, disambut oleh ciuman di kening dari eomma, sarapan dengan sandwich dan susu coklat kesukaanku,pergi ke rumah Jongrin onnie sejak kejadian tersandung itu, aku sekarang mulai berangkat sekolah bersama Jongrin onnie, dan sampai di sekolah.
Seperti itulah aktivitasku setiap pagi. Tetapi tidak dengan hari ini. Karena hari ini adalah hari MINGGU~ dimana hari penuh kebebasan bagi seorang pelajar sepertiku.
Saat aku sedang bermain dengan PSP ku, tiba-tiba Heechul oppa mengagetkanku lagi. “DONGRIIIINN! ;D” ucapnya dan sukses membuat PSPku jatuh tergeletak tak bernyawa (?).
“PSPkuuuu~~~” ucapku mendramatisis (?)
“Hehe..mianhae!” ucap Heechul oppa innocent. Mungkin karena terlalu innocent jadinya dia menyebalkan -,-.
“Ada apa oppa?” ucapku manyun dan segera menyelamatkan PSPku sebelum ada hal buruk yang terjadi padanya.
“Ini kan hari minggu,jadi...” ucap Heechul oppa malu-malu.
“Jadi...” ucapku sambil mengecek kesehatan (?) PSPku.
“Kau mau tidak aku ajak jalan-jalan hari ini? Aku bosan di rumah!” ucap Heechul oppa sambil setengah merengek.
“Kenapa tidak bersama Han koko saja?” ucapku lalu tersenyum lega karena PSPku tidak apa-apa.
“Hangeng sedang ada schedule. Oh ayolaaahh!!” ucap Heechul oppa mulai menarik-narik lengan bajuku.
“Yaa!! Oppaa! Jangan di tarik-tarik, nanti melar! Ne..ne..arasseo, aku temani oppa jalan-jalan, tapi...” ucapku menggantungkan kalimat
“Tapi...?” ucap Heechul oppa mengulangi kata-kataku.
“Nanti aku belikan es krim coklat yah ;D” ucapku dan langsung melesat ke kamar untuk berganti baju sekaligus untuk menghindari timpukan bantal dari Heechul.
“Haah...ya sudahlah -___-” ucap Heechul oppa pasrah.
Akupun segera mengganti bajuku dengan kaus berwarna abu-abu dan kemeja kotak-kotak yang kancingnya sengaja aku buka. Lalu untuk celananya aku memakai celana jins biru. Rambutku aku kucir kuda ke belakang.
(cr:  Baek Jae Ah)
Setelah memasukkan barang yang wajib (?) ku bawa seperti: ponsel,tissue,i-pod,PSP,dompet,buku kecil,pensil dan penghapus akupun segera turun ke bawah.
“Ciee~ yang mau nge-date ;)” ucap Eunhyuk oppa menggodaku.
Tanpa pikir panjang, barang apapun yang berada di meja sebelahku langsung aku lemparkan ke wajah Eunhyuk oppa. Untung hanya vas mainan, coba kalau vas keramik. Bisa hancur tuh wajah keren.
*Author POV*
Setelah berurusan dengan pihak berkewajiban (?) *read: Lee Ahjumma* tentang jalan-jalannya bersama Heechul. Akhirnya Dongrin di bolehkan untuk pergi.
-saat di dalam mobil-
“Oppa! Kita mau kemana sih?” tanya Dongrin penasaran.
“Kemana aja boleeehh!!” ucap Heechul santai, dan dalam sekejap dia mendapat timpukan bantal yang berada di mobil tersebut.
“Yaa!! Oppa, kenapa begitu? Jangan-jangan kau menculikku lagi...huhu, eomma! Aku di culik chullie!” ucap Dongrin berkaca-kaca yang sangat jelas terlihat bahwa dia hanya berpura-pura dengan meneteskan obat tetes mata yang ia temukan di dalam mobil
“Ne...ne...kita pergi ke taman hiburan bagaimana?” tanya Heechul meminta pendapat.
“Eumh...boleh lah...boleh *jarjit mode: on*” ucap Dongrin. Dan dia langsung mengeluarkan i-pod dan PSPnya.
===
-sesampainya di tempat tujuan-
“Nah! Sudah sampai” ucap Heechul sembari tersenyum.
“Oooy! Dongrin! Sudah sampaaaii!” ucap Heechul mengeraskan suaranya karena kuping Dongrin tertutup oleh earphone dan matanya masih fokus ke PSPnya. Heechul-pun langsung merebut PSP Dongrin dan melepas earphone yang digunakan oleh Dongrin.
“Hee? Kok diambil?” ucap Dongrin masih bingung.
“Kita sudah sampai!” ucap Heechul lalu mengembalikan PSP yang tadi di sitanya selama 20 detik.
“Oh...ok, sekarang kita mau ngapain?”  tanya Dongrin polos.
“Jalan-jalan lah!” ucap Heechul.
“Oppa tidak pakai alat penyamaran?” tanya Dongrin.
“Pakailah!” ucap Heechul dan mengeluarkan topi beserta kaca mata hitamnya.
Merekapun segera turun dari mobil dan mulai berjalan-jalan di taman hiburan itu. “Oppa! Aku menagih janjimu!” ucap Dongrin sambil mengeluarkan puppy eyesnya.
“Hee? Janji apa? Aku tidak pernah berjanji apapun padamu!” ucap Heechul polos.
“Aish, aku minta belikan es krim coklat!” ucap Dongrin merengek ke Heechul saat dia melihat ada penjual es krim.
“Hmm...baiklah!” ucap Heechul lalu mengeluarkan uang dari dompetnya.
“Sana! Belilah!” ucap Heechul sambil menyodorkan uangnya ke Dongrin.
“Aku tidak mau! Oppa yang harus membelikan. Aku akan menunggu di sini!” ucap Dongrin manyun.
“Hhh...baiklaaah!” ucap Heechul pasrah.
“Kau tunggu di sini! Jangan kemana-mana, arasseo?” ucap Heechul menasehati Dongrin.
“Ne oppa!” ucap Dongrin berbinar.
Saat Heechul sedang memesankan es krim, tiba-tiba ada 3 orang namja berbadan besar yang mendekati Dongrin. “Hai manis, sendirian?” ucap salah satu namja itu.
_TBC_
===
Apakah yang akan terjadi pada Dongrin? Saksikan tahun depan *lho?* ehehe...nggak ding,
Ayo...bagaimana sekarang? Apakah masih aneh? Jelek? Ancur? Atau Ababil XD?
Btw...ini ff makin lama makin ancur ya ~.~
Lihatlah tatanan bahasanya nggak banget =o=
Males ngedit juga XDD...hehe
Ok...see you in next part aja lah ^_~

0 Comments on "Story About Donghae’s Sister [Part 3]"

Post a Comment

 

♛Yuuki's Journal★ Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting