Title :
Saengil Chukkae Hamnida Heenim
Author :
AkaneHeeHee (@akane970117)
Rate :
G
Length :
Oneshot
Category :
Friendship, Family, Sad
Cast :
Heechul, Hangeng, All Member Super Junior
Desclaimer : I
only own the plot, the characters are belong to themselves. Do not take it out
without permission.
Backsound :
Saya sarankan membaca ini sambil mendengarkan lagu-lagu yang mellow, biar dapet
feelnya. Terserah mau lagu apa. Yang penting mellow XDD
HAPPY READING, IF YOU DON’T LIKE THIS FANFIC. YOU CAN
CLOSE THIS PAGE NOW.
PLEASE DON’T BASHING AND HAVE A RESPECT. COPYCAT MAY JUST LEAVE.
AT LEAST ENJOY IT :).
PLEASE DON’T BASHING AND HAVE A RESPECT. COPYCAT MAY JUST LEAVE.
AT LEAST ENJOY IT :).
Saengil Chukkae
Hamnida Heenim
***
Sinar mentari pagi masuk melalui celah-celah jendela yang
masih tertutup tirai berwarna putih. Seorang namja berparas cantik yang masih
tertidur di ranjangnya mengerjap-erjapkan matanya untuk membiasakan dengan
cahaya yang masuk melalui celah-celah tirainya.
Setelah dirasa matanya sudah terbiasa dengan cahaya pagi
itu, dia segera beranjak dari ranjangnya dan membuka tirai jendelanya.
“Sudah siang” gumam namja itu pelan. “Untung aku tidak ada
schedule” tambahnya.
Lalu dia duduk di tepi ranjangnya. Dia menelusuri setiap
inci dari kamarnya. Tak ada yang terlewatkan, pandangannya tiba-tiba terhenti
tepat di sebuah foto yang berada di dalam bingkai berwarna hitam.
Di dalam foto itu, terdapat gambar 2 orang namja. Satunya
berparas tampan, dan satunya lagi berparas cantik. Namja itu terus mengamati
foto tersebut. Dan tanpa sadar, dia menangis. Menangis dalam diam. Tak ada
isakan, dan tak ada suara. Hanya mengeluarkan air mata yang tak kunjung
dihapusnya.
Dia pun melamun, masih dengan air mata di pipinya yang
dibiarkannya sampai mengering sendiri. Tiba-tiba terdengar sebuah nada dering
dari ponselnya yang membuatnya terlonjak kaget. Dia segera berlari ke arah
kamar mandi dan mencuci mukanya sekilas. Lalu bergegas kembali ke kamarnya dan
mengangkat telepon yang diperuntukkan untuk dirinya.
“Yoboseyo?” sapanya.
“Heechul-ah!” terdengar suara seorang yeoja dari seberang.
“Ne?” tanya namja tadi yang ternyata bernama Heechul.
“SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA~SAENGIL CHUKKAE
HAMNIDA~SARANGHANEUN URI HEECHUL~SAENGIL CHUKKAE HAMNIDA,” sekarang terdengar
beberapa orang yang menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk namja bernama
Heechul tersebut.
“Gomawo. Noona, Eomma, Appa!” ucap Heechul terharu.
Ternyata yang menelepon Heechul adalah keluarganya. Mereka
menelepon untuk mengucapkan ucapan selamat ulang tahun untuk dirinya yang ke-29
*dalam perhitungan umur Korea*.
“Heechul-ah. Kapan kau akan mengunjungi kami? Appa dan Eomma
merindukanmu. Mereka ingin sekali bertemu denganmu,” ucap noona Heechul,
Heejin.
“Mianhae noona. Kalau aku ada waktu, pasti aku akan
mengunjungi kalian” ucap Heechul sedikit merasa bersalah kepada keluarganya.
“Hmm, baiklah. Noona tau kau sibuk. Tapi jangan lupakan
keluargamu ini! Semoga kelakuanmu semakin dewasa! Jangan terlalu banyak minum
soju. Jangan - ya! Eomma. Jangan direbut,” ucap Heejin terputus karena
ponselnya direbut oleh eommanya.
“Heechul-ah. Kau sekarang makin tampan saja! Jangan terlalu
lelah! Itu tidak baik untuk kesehatanmu. Jaga pola makanmu! Eomma sayang padamu,”
ucap eomma Heechul setelah berhasil merebut ponsel Heejin.
“Gomawo eomma! Aku juga sayang padamu” ucap Heechul sembari
tersenyum.
“Eomma! Kembalikan ponselku – Heechul-ah! Sudah dulu ya!
Nanti pulsa noona habis, hehe. Selamat bersenang-senang di hari ulang tahunmu.
Kau harus bahagia hari ini! Arasseo?” ucap Heejin.
Dan tanpa menunggu jawaban Heechul, Heejin segera memutuskan
sambungan teleponnya. Heechul hanya bisa mendesah pelan.
===
“Huah~ sepertinya yang lain ada schedule” gumam Heechul.
Karena dia merasa bosan di dorm sendirian, dia akhirnya
menyalakan komputernya. Dia memeriksa mailbox dan twitternya. Dan
ternyata sudah banyak sekali para fans yang memberinya ucapan ‘Selamat
Ulangtahun’.
‘Apakah dia lupa dengan ulangtahunku?’ batin Heechul.
Wajahnya tampak sayu, dan menandakan dia akan menangis lagi.
Dan benar saja~ dia menangis. Kali ini tidak menangis dalam diam. Isakannya
menggema ke seluruh dorm.
“Aku tau kau sudah menghapus namamu dari Super Junior. Tapi
apakah kau juga akan menghapus semua ingatanmu tentang Super Junior?” ucapnya
di tengah-tengah tangisannya.
“Kami pulaaang~” ucap Leeteuk, Shindong, Eunhyuk, dan
Donghae.
Heechul dengan segera menghapus air mata di pipinya, dan
menoleh ke arah Leeteuk, Shindong, Eunhyuk, dan Donghae.
“Hyuuung~~” teriak Donghae dan berlari ke arah Heechul, lalu
memeluknya.
“Hyung~ saengil chukkaehamnida” ucap Donghae dengan mata
berbinar.
Lalu Leeteuk, Shindong, dan Eunhyuk segera mengucapkan
ucapan selamat ulang tahun kepada Heechul.
“Ah~ gomawo semua” ucap Heechul dengan senyum khasnya.
“Heechul-ah apakah kau sudah makan?” tanya Leeteuk
Setelah Leeteuk menanyakan hal itu, Heechul baru sadar kalau
sedari tadi pagi dia tidak makan, dan memilih untuk online.
“Belum~ aku belum makan sejak tadi pagi” ucap Heechul sambil
menunduk.
“Kkaja~ kita ke dorm bawah” ajak Donghae.
“Memang kenapa?” tanya Heechul.
“Sudahlah hyung~ ikut saja!” pinta Eunhyuk.
Setelah sedikit lama untuk berpikir, akhirnya Heechul
menyutujui ajakan dari Donghae, Eunhyuk, Shindong, dan Leeteuk. Lalu mereka
segera turun ke dorm di lantai 11. Setelah sampai di dorm bawah, Heechul
langsung dikejutkan oleh seluruh member yang ternyata sudah berkumpul di lantai
bawah. Dan sekali lagi terdengarlah lagu ‘Selamat Ulangtahun’ yang
diperuntukkan untuk Heechul.
Dan beberapa saat kemuadian, terlihatlah seorang namja yang
sangat familiar bagi Heechul. Ya dia Kibum. Tetapi 2 menit kemudian,
terlihatlah seorang namja lagi dengan mengenakan pakaian tentara. Dia Kangin.
Kibum dan Kangin segera memeluk Heechul dan mengucapkan ucapan selamat ulang
tahun kepada hyung kesayangan mereka.
“Hyung~ sekarang tiup lilinnya. Dan jangan lupa ucapkan
permintaanmu!” ucap Sungmin.
Lalu, Heechul pun memejamkan matanya dan membuat permintaan.
‘Aku harap, Hangeng dapat kembali ke Super Junior, ah! Aniyeo. Aku harap
Hangeng mau mengucapkan ucapan selamat ulang tahun untukku, walaupun hanya
lewat e-mail dan aku berharap semoga Super Junior akan selalu bersama selamanya’
pinta Heechul dalam hati. Lalu dia pun meniup lilinnya.
Sekarang berkumpulah ke-12 member Super Junior. Mereka
akhirnya merayakan ulang tahun Heechul di dorm bawah tersebut.
“Hyung~ apa yang kau harapkan tadi?” tanya Kibum.
“Apakah aku perlu memberitahukannya?” tanya Heechul.
“Sebenarnya tidak hyung~ aku hanya penasaran dengan
harapanmu,” ucap Kibum sambil tersenyum. Dan Heechul juga balas tersenyum.
TING~TONG
Tiba-tiba terdengar suara bel pintu, yang menandakan ada
seseorang yang datang.
“Nah~ itu dia hadiahnya sudah datang!” ucap Leeteuk lalu
segera membukakan pintu. Dan ternyata yang datang adalah...
“Hangeng~ benarkah itu kau?” gumam Heechul tidak percaya
saat melihat seorang namja yang sangat ia rindukan.
“Saengil Chukkae Hamnida hyung,” ucap Hangeng dan langsung mendapat
pelukan dari Heechul. Terdengar isakan dari Heechul yang menangis di pundak
Hangeng. Hangeng hanya balas memeluk Heechul sambil menunggu Heechul berhenti
menangis.
Setelah tangisnya reda, Heechul mengangkat wajahnya dan
menampakkan matanya yang sembab.
“Hyung~ aku ingin memberitahukan sesuatu padamu!” ucap
Hangeng pelan.
“Apa itu?” tanya Heechul.
“Aku akan kembali ke Super Junior~” ucap Hangeng dengan
senyuman yang lebar. Semua member tidak menyangka Hangeng akan berkata seperti
itu, begitupun dengan Heechul yang tadi sempat mengharapkan Hangeng kembali ke
Super Junior.
Dan akhirnya mereka semua berjanji akan selalu bersama
sampai kapanpun.
Semua harapan Heechul akhirnya terkabul, dia tidak menyangka
harapannya dapat dikabulkan secepat itu. Dan dia juga berjanji, untuk
kedepannya. Dia akan mencoba untuk percaya adanya Tuhan, dan akan pergi ke
Gereja bersama Siwon setiap Minggu.
~END~
===
Annyeong~
Saya kembali dengan ff saya..
Tapi untuk yang ini, saya hanya membuat ff Oneshot untuk
merayakan ulang tahun Heechul suami saya yang berulang tahun pada hari
ini~ tepatnya tanggal 10 Juli.
Mian kalo semisal alurnya kurang greget atau mungkin
endingnya yang jelek~ soalnya buatnya sambil ngejar waktu.. dan jadilah ff aneh
ini..haha
RLC tetap dibutuhkan, saran dan kritik selalu diterima
dengan tangan terbuka ^^
Gomawo ^^



0 comments:
Post a Comment